Search




Tips Memilih Pesawat X-Ray

Untuk memilih pesawat sinar x, sebaiknya kita memperhatikan hal-hal terkait. Sebagai bahan diskusi berikut ini kami tampilkan saran-saran, sebagai berikut :

Diageni Oleh Importir Berpangalaman Yang Memiliki Legalitas Di Instansi Terkait
Saat kita mendengarkan presentasi penyedia pesawat sinar x, tidak ada salahnya kita menanyakan legalitas terkait seperti ijin import dari BAPETEN, ijin edar dari KEMENKES. masing-masing perusahaan terkait memiliki nomor registrasi selanjutnya Kita berhak mengecek nomor registrasi tersebut asli atau palsu, masih berlaku atau sudah tidak berlaku. Banyak kasus pembeli tertipu karena tidak pernah melakukan langkah ini. selain itu umur keagenan juga menjadi tolok ukur seberapa tingkat kepercayaan pabrik terhadap distributor. kasus berpindahnya keagenan sungguh merugikan para konsumen, dikarenakan seringkali para pelanggan akan kebingungan untuk perawatan (maintenance ) alat atau bahkan pengurusan ijin.

Pihak Penyuplai Menjamin Kemudahan Pengurusan Ijin BAPETEN
Permasalahn ini sering kami temukan dilapangan dan mungkin anda pernah mengalami kendala sehingga merasa direpotkan oleh permasalahan izin BAPETEN. Memang perizinan ini menjadi tanggung jawab Pengusaha instalasi, tetapi karena tidak ada jaminan kemudahan meminta berkas pendukung maka seringkali pihak pembeli menjadi korban. Permasalahan akan semakin rumit apabila pihak inspektor (BAPETEN) telah memberikan teguran karena menemukan pesawat sinar x kita tanpa izin. Lebih celaka saat kita mengurusinya kita terbentur masalah kelengkapan izin berupa : bukti impor/ pemasukan barang dari luar negeri, Faktur/kwitansi dari penyuplai, sertifikat kebocoran tabung, Hasil uji Paparan kebocoran tabung yang tidak diberikan atau mungkin dimanipulasi dan bahkan seringkali pesawat sinar x yang kita terima ternyata diimpor oleh perusahaan yang tidak mempunyai ijin import BAPETEN.

Suku Cadang Mudah Didapat
Seringkali kita memilih pesawat sinar x dan terjebak dengan merk pesawat sinar x yang sudah lekat di telinga dan pikiran kita. Tetapi saat pesawat sinar x tersebut mengalami trouble maka suku cadang hanya akan tersedia di pihak importir saja. Bagaimana apabila keagenan dicabut, apakah masih tersedia di pihak importir sebelumnya? Suku cadang yang hanya tersedia di importir saja, maka peluan monopoli semakin besar. Dengan adanya monopoli maka harga dan ketersediaan tergantung pihak importir/agen tunggal saja. Kenapa kita tidak memilih pesawat sinar x yang memiliki suku cadang mudah didapat dan tidak terbatas pada keagenan.
Suku Cadang Tersedia Dalam Jangka Waktu yang Lama ( >5th )
Banyak pesawat sinar x yang menjadi besi rongsokan karena kendala suku cadang yang sudah tidak tersedia (discontinue). Memang dalam perhitungan umum berbisnis, break event point (BEP) kembali dalam aktu 3(tiga) tahun. Permasalahan akan timbul saat BEP belum terjadi hingga 5 tahun, atau mungkin pengusaha instalasi/investor menginginkan keuntungan lebih dari kepemilikan pesawat sinar x tetapi saat pesawat tersebut rusak dan tidak memiliki suku cadang karena telah discontinue. Sudah menjadi pengalaman kita bahwa teknologi komputer akan terus berevolusi setiap tahun. Menjadi pemikiran berikutnya saat kita kaitkan bahwa teknologi komputer menjadi pendukung teknologi pesawat sinar x sekarang ini. Yakinkan bahwa sukucadang pesawat sinar x dan pendukungnya tersedia hingga lebih dari 5 (lima) tahun

Perbaikan Dan Perawatan Benar-benar Terjamin
Seringkali Customer terjebak dengan merk produk yang populer saat memilih produk, tanpa mempelajari riwayat perawatan setelah garansi telah usai. Yang jadi pertanyaan bagi customer adalah, apakah customer diberi kemudahan bisa perbaiki sendiri produk yang dibeli? apakah suku cadangnya biasa dibeli di banyak tempat? memonopoli perbaikan dan penjualan spare part seringkali dilakukan oleh para Importer produk. strategi tersebut sudah menjadi rahasia umum. tapi yang jadi masalah apakah importer responsive saat menerima komplen? apakah importer tidak “nggetok” harga spare part sehingga menguras budget perbaikan customer? atau malah jangan –jangan telp yang dihubung tidak aktif?

Pilih Pesawat Sinar-X Sesuai Kebutuhan dan Peraturan Yang Ada
Customer sering terjebak dengan tawaran produk pesawat rontgen yang memiliki spesifikasi tinggi padahal jika menilik pada kondisi sendiri, sesungguhnya tidak membutuhkan spesifikasi terlalu tinggi. “Jebakan” ini sering di lakukan oleh penjual, agar customer memaklumi, perbedaan harga yang cukup mahal, sehingga seringkali dikeluarkan pameo “Harga membawa kualitas”. Memang pameo diatas bisa jadi benar, tapi jika dipakai untuk hal yang merugikan customer, bisa jadi sebaliknya. sebagai contoh: di RS A membutuhkan pesawat radiologi untuk pemeriksaan pasien sehari maksimal 100 pasien, yang menajdi pemikiran,untuk apa pihak RS membeli pesawat rontgen dengan spesifikasi untuk pemeriksaan hingga 1.000 pasien. jika alasan memilih pesawat rontgen karena factor prestise mungkin syah saja membeli produk dengan spesfikasi berlebih. tapi yang harus dipikirkan juga adalah berpikir Break event point. toh pasien juga tidak pernah menanyakan, akan dilakukan pemriksaan radiografi menggunakan alat rontgen harga berapa ya?